pergaulan bebas d’kalangan pelajar

Pergaulan bebas di kalangan remaja telah mencapai titik kekhawatiran yang cukup parah, terutama seks bebas. Mereka begitu mudah memasuki tempat-tempat khusus orang dewasa, apalagi malam minggu. Pelakunya bukan hanya kalangan SMA, bahkan sudah merambat di kalangan SMP. Banyak kasus remaja putri yang hamil karena kecelakan padahal mereka tidak mengerti dan tidak tahu apa resiko yang akan dihadapinya.
Kasus HIV dan hamil di luar nikah terus mengalami peningkatan. Setiap bulan ada 10-20 kasus. Mereka yang sebagian besar kalangan pelajar dan mahasiswa ini datang untuk melakukan konseling tanpa didampingi orang tua. Rata-rata mereka berusia 16-23. Bahkan ada yang berusia 14 tahun datang ke Dkap untuk konsultasi bahwa ia sudah hamil. Mereka yang melakukan konseling, ada datang sendiri, ada juga dengan pasangannya. Sebagian besar orang tua mereka tidak tahu.

Meskipun begitu, para remaja yang mengalami ‘kecelakaan’ ini tak boleh dijauhi dan dibenci. Bukan hanya remaja nakal saja yang terjebak, anak baik pun bisa kena. ‘Anak baik yang disebut anak rumah pun ada yang mengalami ‘kecelakaan’.

Iklan
Dipublikasi di Pergaulan bebas, Uncategorized | Meninggalkan komentar

Pergaulan Bebas Remaja

Kebebasan yang diberikan pada anak membuahkan budaya pacaran. Istilah mereka hasrat nafsunya dituruti dengan pacaran. Kemudian dibalut dengan istilah cinta. Benarkah itu cinta? Wahhh, menurutku sihhh nafsu birahi. Pacaran di kalangan pelajar menyumbang andil terbesar adanya perbuatan mesum pelajar.

Kejadian yang terus meningkat dari tahun ke tahun semestinya harus dijadikan pembelajaran bagi insan pendidik agar segera mengambil sikap tegas. Para pendidik harus berani mengambil sikap tegas dengan memberi sanksi tegas pula. Demikian dinas pendidikan harus memberi dukungan atas sikap tegas pendidik. Jangan sampai seperti kasus di Tulungagung. Terdapat pendidik dan sekolah memberi sanksi tegas penyebar vidi porno, ehhh, dinas pendidikan memarai pendidik dan kepala sekolah. Dinas pendidikan membela anak yang melanggar tata susila tersebut.

Dipublikasi di Pergaulan bebas, Uncategorized | Meninggalkan komentar